Tantangan Sektor Transportasi RI di Tengah Gejolak Ekonomi Global


Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto mengatakan, gejolak ekonomi dunia serta kondisi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China membawa tantangan terhadap kinerja sektor transportasi ke depan.
"Tantangan ke depan tidak mudah kinerjanya semakin berat melihat kondisi perang dagang AS dan China," ujarnya dalam dalam Opening Ceremony Indonesia Transport Supply Chain & Logistics, di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (16/10).
Dia mengatakan dengan kondisi tersebut secara otomatis akan mempengaruhi kinerja sektor industri nasional. Akan tetapi, dia tetap optimis sektor transportasi akan terus tumbuh dengan adanya dukungan pemerintah serta stakeholder terkait lainnya.
"Kami harus tetap optimis karena kelanjutan pembangunan infrastruktur masih jadi prioritas lima tahun mendatang itu akan cukup mengerek sektor transportasi nasional," jelas dia.
Di samping itu, tantangan lain yang masih dihadapi di sektor transportasi yakni masalah efisiensi serta beban biaya logistik yang dinilai masih tinggi. Di mana beban logistik berada di 24 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
"Pastinya akan berdampak pada daya saing kinerja kita. Untuk itu perbaikan kinerja logistik nasional tidak bisa hanya melihat kesuksesan negara lain tapi harus mencari solusi dan berbenah dengan mengikuti perkembangan teknologi. Ini tidak lepas dari kinerja kita yang menginginkan logistik lebih efisien," tandas dia.
Share:

Postingan Populer

Recent Posts